SAS DATEL JBR WUJUDKAN 6R Ringkas,Rapi,Resik,Rawat,Rajin,Ramah

Senin, 23 Agustus 2010

Sepuluh Peradaban Kota Yang Hilang

Quantcast
1. Machu Picchu (Peru) : the lost city of Incas
Machu Picchu (Gunung Tua) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. Machu Picchu berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco.

Machu Picchu (Peru) : the lost city of Incas
Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III yang menemukannya pada 1911.
Angkor Wat (Kamboja) : the world’s largest religious temple
2. Angkor Wat (Kamboja) : the world’s largest religious temple
Angkor adalah sebuah rangkaian lokasi ibu kota Kerajaan Khmer dalam periode lama dari abad ke-9 sampai abad ke-15 Masehi. Puingnya terletak di hutan dan tanah perladangan di utara Danau Besar Tonle Sap, dekat Siem Reap, Kamboja sekarang ini, dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Kuil-kuil di Angkor Wat, sekarang sebagian besar telah dipugar, merupakan bagian dari contoh arsitektur Khmer.
Mesir Kuno
3. Mesir Kuno adalah suatu peradaban kuno di bagian timur laut Afrika. Peradaban ini terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil yang mencapai kejayaannya pada sekitar abad ke-2 SM, pada masa yang disebut sebagai periode Kerajaan Baru. Daerahnya mencakup wilayah Delta Nil di utara, hingga Jebel Barkal di Katarak Keempat Nil. Pada beberapa zaman tertentu, peradaban Mesir meluas hingga bagian selatan Levant, Gurun Timur, pesisir pantai Laut Merah, Semenajung Sinai, serta Gurun Barat (terpusat pada beberapa oasis).
Peradaban Mesir Kuno berkembang selama kurang lebih tiga setengah abad. Dimulai dengan unifikasi awal kelompok-kelompok yang ada di Lembah Nil sekitar 3150 SM, peradaban ini secara tradisional dianggap berakhir pada sekitar 31 SM, sewaktu Kekaisaran Romawi awal menaklukkan dan menyerap wilayah Mesir Ptolemi sebagai bagian provinsi Romawi. Walaupun hal ini bukanlah pendudukan asing pertama terhadap Mesir, periode kekuasaan Romawi menimbulkan suatu perubahan politik dan agama secara bertahap di Lembah Nil, yang secara efektif menandai berakhirnya perkembangan peradaban independen Mesir.
Petra (Yordania) : stones structure carved into rocks
4. Petra (Yordania) : stones structure carved into rocks
Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘batu’. Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan.
Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter.
Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan pada 9 SM-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir
Palmyra (Syria) : the bride of desert
5. Palmyra (Syria) : the bride of desert
Palmyra dulunya adalah kota penting di Syria, terletak di daerah oasis 215 km timur laut Damascus. Dahulu dikenal dgn nama Tadmor (bhs Arab). Kota ini dulu terletak dekat sumber mata air panas, Afga, dan merupakan tempat singgah ideal bagi para kelompok pengelana dari Iraq – Al-Sham (skrng Syria, Lebanon, Holy Land, Jordan). Lokasinya yg strategis membuat Palmyra menjadi kerajaan terkenal dan makmur pada jamannya abad 2 SM.
Pompeii (Italy) : buried by volcanoPompeii
6. Pompeii (Italy) : buried by volcanoPompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
Palenque (Mexico) : one of Mayan’s most exquisite cities
7. Palenque (Mexico) : one of Mayan’s most exquisite cities
Palenque adalah kota peninggalan bersejarah suku Maya yg berlokasi di kaki gunung Tumbala, Chiapas, Mexico. Kota bersejarah ini tidak terlalu besar tetapi di dalamnya memiliki bangunan2 dengan arsitektur indah, patung2, ukir2an yg dibuat oleh suku Maya.
Vijayanagar (India)
8. Vijayanagar (India) : capital of one of the largest Hindu templeKerajaan Vijayanagar adalah sebuah kerajaan India, sejak 1336 dan terletak di Deccan, India Selatan. Kerajaan Vijayanagar ditemukan oleh Harihara (Hakka) dan saudaranya Bukka Raya. Kerajaan ini diberi nama sesuai dengan nama ibukotanya, kini namanya berubah menjadi Hampi di Karnataka, India. Kerajaan ini berdiri mulai thn 1336 dan berakhir pd thn 1660.
Ephesus (Turkey) : one of the most important cities of early Christianity
9. Ephesus (Turkey) : one of the most important cities of early Christianity
Ephesus (Efes bhs Turkey), kota yg membentang sepanjang 3 km di bagian selatan kota Selcuk, provinsi Izmir, Turkey. Kota ini dulunya merupakan pusat perdagangan dan pusat agama Kristen sampai sekarang. Reruntuhan Ephesus merupakan salah satu obyek wisata favorit di Turkey.
Sanchi (India) : the best preserved group of Buddhist monuments
10. Sanchi (India) : the best preserved group of Buddhist monuments
Sanchi merupakan komplek monument yg menandakan jaman keemasan Budha di masa Kerajaan Ashoka. Kalau jaman sekarang Sanchi sama dengan stupa, kuil, atau tempat kediaman para biksu. Monumen Sanchi berawal dr abad 3 SM sampai abad 12. Yang paling terkenal dr Sanchi adalah Stupa 1, yg dibangun oleh Raja Mauryan. Monumen ini berisi ukir2an yg bercerita ttg sejarah agama Budha.

Selasa, 10 Agustus 2010

Teknologi Robot Untuk Militer

Ada sebuah artikel menarik di Washington University di St Louis situs tentang peningkatan penggunaan robotics dalam operasi militer. Beberapa peneliti universitas dan Smart dicatat bahwa militer mengharapkan agar robot diimplementasikan sebagai kekuatan sampai 30% di tahun 2020 oleh militer. Dengan peningkatan penyebaran yang tak udara kendaraan (UAV), robot mencari IED dan perangkat pengawasan robot,  dengan ini tampaknya tujuan penciptaan robot akan segera tercapai. Dengan memperhatikan hal itu mungkin waktu untuk yang akan mempertanyakan militer robot dapat digunakan untuk fasilitas keamanan dari radiasi kimia?

Menurut artikel yang ini generasi robot perangkat disebarkan dengan militer AS memanfaatkan beberapa tingkat teleoperation; yang jauh manusia menggunakan perangkat komunikasi untuk mengontrol operasi dari robot. Dpt diramalkan untuk masa depan robot perangkat militer dan keamanan layanan mereka akan memiliki fungsi utama jauh oleh dengan pengendali manusia. Pada umumnya peningkatan penggunaannya diarahkan sebagai robot penolong atau kontrol dari perangkat dan layanan.









Armed Robots for Emergency Response


.

A Future for Robotic Security


Memang rencana busuk sudah dijalankan oleh Israel, seperti yang terjadi di Gaza sekarang ini




US army in 2020

 robotic forces by approximately 2020.



S. Army wants to make further additions to its robotic fleet.
They, however, also point out that the machines still need the human touch.
“When the military says ‘robot’ they mean everything from self-driving trucks up to what you would conventionally think of as a robot. You would more accurately call them autonomous systems rather than robots,” says Smart, assistant professor of computer science and engineering.

All of the Army’s robots are teleoperated, meaning there is someone operating the robot from a remote location, perhaps often with a joystick and a computer screen.

While this may seem like a caveat in plans to add robots to the military, it is actually very important to keep humans involved in the robotic operations.

“It’s a chain of command thing. You don’t want to give autonomy to a weapons delivery system. You want to have a human hit the button. You don’t want the robot to make the wrong decision. You want to have a human to make all of the important decisions,” says Smart.

The technologist duo says that researchers are not necessarily looking for intelligent decision-making in their robots. Instead, they are working to develop an improved, “intelligent” functioning of the robot.

“It’s oftentimes like the difference between the adverb and noun. You can act intelligently or you can be intelligent. I’m much more interested in the adverb for my robots,” says Few, a Ph.D. student who is interested in the delicate relationship between robot and human.

He says that there are many issues that may require “a graceful intervention” by humans, and these need to be thought of from the ground up.

.

Few has incorporated a toy into robotic programming, and with the aid of a Wii controller, he capitalizes on natural human movements to communicate with the robot.

According to the researchers, focussing on a joystick and screen rather than carting around a heavy laptop would help soldiers in battle to stay alert, and engage in their surroundings while performing operations with the robot.

“We forget that when we’re controlling robots in the lab it’s really pretty safe and no one’s trying to kill us. But if you are in a war zone and you’re hunched over a laptop, that’s not a good place to be. You want to be able to use your eyes in one place and use your hand to control the robot without tying up all of your attention,” says Smart.

Devices like unmanned aerial vehicles, ground robots for explosives detection, and Packbots have already been inducted in the military.

“When I stood there and looked at that Packbot, I realized that if that robot hadn’t been there, it would have been some kid,” says Few. (ANI)

Bagaimana dunia di masa yang akan datang ? terutama teknologi militer menggunakan robot.
“”"Yang penting itu robot jangan menjadi mesin pembunuh manusia, seperti yang terjadi di GAZA saat ini”"” v**me

Sabtu, 07 Agustus 2010

Muslim Ahli Nuklir dari Pakistan


E-mail Cetak PDF
seorang ilmuwan penting yang dimiliki umat Islam di zaman modern adalah Sultan Bashiruddin Mahmood
Dunia Islam tak hanya mampu melahirkan sederet ilmuwan terkemuka pada masa keemasan. Di era modern pun, dunia Islam memiliki begitu banyak ilmuwan penting, yang kiprah dan dedikasinya telah diakui dunia.

Salah seorang ilmuwan penting yang dimiliki umat Islam di zaman modern adalah Sultan Bashiruddin Mahmood. Ia seorang ahli nuklir dari Pakistan. Ba shiruddin terlahir pada 1938 di Amratsar, India. Ketika berusia sembilan tahun, ia bersama keluarganya hijrah ke Pa kistan setelah negara itu meraih ke merdekaan dari Inggris pada 1947. Bashiruddin berasal dari keluarga tak berpunya. Ayahnya hanya seorang pekerja sosial yang miskin di Lahore, Pakistan. Kemiskinan tak membuat sang ayah abai akan pendidikan anaknya. Dengan penghasilan pas-pasan, ayahnya menyekolahkan Bashiruddin dengan sekuat tenaga.

Dukungan dan dorongan sang ayah tak disia-siakan Bashiruddin. Semenjak belia, ia memang tergolong anak berotak encer. Bashiruddin amat tertarik dengan dunia pengetahuan. Ia berbeda dengan anak-anak sebayanya yang kurang peduli dengan pendidikan.

Dia bahkan rela berjalan kaki berkilokilo meter tanpa mengenakan sepatu menuju sekolah, demi mengejar citacitanya menjadi seorang ilmuwan. Melihat semangat belajarnya yang menggebu, sang ayah pun menyekolahkan Bashiruddin di Sekolah Pemerintah Lahore — sekolah terbaik pada masa itu.

Berkat kecerdasannya yang luar biasa, Bashiruddin pun mendapatkan beasiswa dari pemerintah dan bisa melanjutkan pendidikannya di University of Engineering & Technology, Lahore. Seusai menuntaskan pendidikannnya di program studi Teknik Elektro, awal 1960, Bashiruddin bergabung dengan Pakistan Atomic Energy Commission (PAEC).

Kemudian dia mendapatkan gelar master Nuclear Engineering dari The University of Manchester, Inggris. Ia terus mengasah keahliannya di bidang Nuclear Engineering (Teknik Nuklir) dengan melanjutkan studinya di Nuclear Technology Eduaction Consortium di Manchester.

Melihat potensi dan kecerdasan Bashiruddin, Pemerintah Inggris memintanya bekerja di negara tersebut dengan berbagai tawaran yang menggiurkan. Namun, kecintanannya yang begitu tinggi kepada Pakistan, berbagai tawaran menarik itu pun ditolaknya. Ia memutuskan kembali ke negaranya dan mendedikasikan diri bekerja di PAEC.

Pada awal 1970, Bashiruddin berhasil menemukan sebuah alat untuk mendeteksi kebocoran air atau heavy water leaks pada fasilitas pengembangan nuklir yang disebut SBM Probe (SBM merupakan singkatan dari namanya). Kebocoran air berat merupakan masalah yang sering terjadi pada fasilitas pengembang an nuklir di seluruh dunia.

Hasil penemuannya di dunia nuklir sangat berpengaruh terhadap kariernya. Bahkan, hasil penemuannya tersebut masih digunakan oleh negara-negara pengembang nuklir saat ini. Pada 1974, dia menjadi Direktur proyek pengayaan uranium di bawah PAEC atas permintaan pemerintah Pakistan.

Kemudian, ia membangun laboratorium untuk memproduksi Low-Enriched Uranium (LEU) maupun Highly Enriched Uranium (HEU). Dia juga mendesain dan mendirikan Nuclear Fuel Factory. Kemudian dia menjadi direktur jenderal Nuclear Power of PAEC dari 1996 hingga 1998.

Ambisi Bashiruddin untuk memperkaya uranium dipicu tindakan India yang meluncurkan nuklirnya pada 1974. Ia melihat hal itu sebagai ancaman terhadap negaranya, Pakistan. Bashiruddin dikenal sebagai orang yang sangat nasionalis. Sehingga dia tidak membiarkan negaranya menghadapi ancaman keamanan dari negara-negara lain.

Melihat kejeniusan Bashiruddin dalam bidang nuklir, rupanya negara-negara Barat mulai merasa ketakutan. Bahkan pemerintah AS di bawah kepemimpinan George W. Bush menudingnya membantu Taliban dalam membuat bom nuklir. Padahal CIA jelas-jelas mengatakan bahwa dia sama sekali tidak terlibat dengan jaringan Al Qaida.

Setelah pensiun dari jabatannya sebagai dirjen Nuclear Power of PAEC, Bashiruddin mendedikasikan dirinya dalam bidang kemanusiaan seperti pengadaan makanan, kesehatan, dan pendidikan, namun pemerintahan Bush tidak per caya.

Pada akhir 2001, dia ditahan di sebuah rumah di Islamabad selama 53 hari oleh Pa kistan Intelligence Agencies atas permintaan Amerika. Selama ditahan, dia di interogasi oleh agen-agen CIA berulang kali.

Bahkan putranya, dr Asim Mahmood, seorang ahli bedah syaraf di Rumah Sakit Sir Ganga Ram, Pakistan ikut menjelaskan kepada CIA bahwa ayahnya (Bashiruddin) memang pernah diminta oleh Osama Bin Laden untuk membuat bom nuklir, tetapi dia menolak keras permintaan tersebut.

''Membuat bom nuklir itu tidak mudah, kamu membutuhkan banyak uang dan sebuah institusi besar. Sebaiknya kamu melupakan hal itu. Saya tidak akan membuat bom nuklir. Terlebih lagi pe merintah Pakistan tidak akan menyu kai hal itu,'' kata Bashirudin.

Selama masa penahanan, CIA maupun Pakistan Intelligence Agencies tidak menemukan bukti-bukti keterlibatan Bashirudin dengan Al-Qaida. Dia tidak ter bukti membantu Al-Qaida mencipta kan Weapon of Mass Distruction (WMD).

Tuduhan yang ditujukan kepada Nashiruddin itu dipicu ketakutan negara-negara Barat saja, terutama Amerika terhadap kemampuannya menciptakan nuklir. Akhirnya pada De sember 2001 Bashirudin bisa meng hirup udara bebas. Pada 2002, dia tinggal di rumahnya di Islamabad ber sama dengan istri, putranya, juga cu cunya menikmati hidup penuh kedamaian.

Berkat dedikasi dan pengabdiannya, Bashirudidn dianugerahi sejumlah penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri. Pemerintah Pakistan meng anu gerahinya Sitara-i-Imtiaz (Star of Ex cellence) atas sumbangannya terhadap ilmu fisika dan nuklir pada 1998.

Sitara-i-Imtiaz merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah Pakis tan bagi warganya yang berjasa dalam bidang literatur, seni, kedokteran, dan ilmu pengetahuan. Penghargaan ini biasanya diberikan pada saat hari ke merdekaan Pakistan.

Pada tahun 1998, dia juga mendapat kan medali emas dari Pakistan Academy of Sciences atas sumbangannya terhadap ilmu pengetahuan. Terlebih lagi, ilmu pengetahuan itu berguna bagi kemakmuran umat manusia. Pada tahun yang sama, dia juga mendapatkan medali emas US dari US Institute of Historical Biographies.

Sesungguhnya, nuklir itu memiliki dua sisi positif maupun negatif, tergantung bagaimana manusia menggunakannya. Selama energi nuklir dipergunakan untuk hal-hal positif seperti pengembangan tenaga listrik dari nuklir itu tidak masalah. Namun, nu klir akan berakibat fatal jika digunakan untuk menyerang negara-negara lain di dunia.


Karya-karya Sang Ahli Nuklir

Selain ahli dalam bidang nuklir, Bashiruddin juga aktif menulis buku, baik buku tentang Islam maupun tentang ilmu pengetahuan. Dia terkenal sebagai orang yang relijius dalam dunia akademisi Pakistan.

Bashiruddin telah menulis 15 buku tentang Islam. Beberapa bukunya yang terkenal antara lain, Doomsday and Life After Death (Hari Kiamat dan Hidup Setelah Mati) yang berisi interpretasi hari kiamat berdasarkan penjelasan ilmiah menurut Alquran. Dia juga menulis buku berjudul Muhammad: The First & the Last Cosmology and Human Destiny ( Muhammad: Kosmologi Pertama & Terakhir dan Takdir Manusia). Dia juga menulis tafsir Alquran yang dipublikasikan pada 2005.

Beberapa karyanya yang lain antara lain: Kitab e Zindagi, Mawara, Taseer ul Bayan, Qiyamat or Hayat Bad al Mot, Quran Aik Sciency Mojza, Talash e Haqeeqat, Al fozul Azeem, Qiyama key Motalik Heyrat angez Peshgoiyan, Qiyama key Motalik Heyrat angez Sciency Mushahidat o Tajrbat, First and the Last, Children Rhymes, Our Journey Through Time and Space, Qur’an Pak, Pahliy or Akhriy Haqeeqat, serta Dharhi.

Selain aktif menulis, dia juga mengetuai Dar-ul-Hikmat International, sebuah LSM didirikannya pada 1987. Dar-ul-Hikmat didirikan untuk mengembangkan riset hubungan antara Alquran dengan penemuan ilmiah modern. Dia juga aktif dalam proyek-proyek kemanusiaan seperti makanan, kesehatan, dan pendidikan apalagi sejak terjadinya bencana gempa di Pakistan pada Oktober 2005.

Kepedulian Bashiruddin terhadap kepentingan umat manusia tidak hanya ditujukan kepada masyarakat umum. Bahkan dia juga peduli terhadap kehi dup an para narapidana di Pakistan. Dia menginginkan para narapidana di negaranya bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik, begitu menghirup udara bebas.

Ia lalu membentuk kelompok informal sesama narapidana untuk belajar bersama. Dia juga membangun perpustakaan-perpustakaan yang bukunya melimpah ruah sebagai media belajar para narapidana. Selain itu, Bashiruddin juga membantu orang-orang yang tidak bersalah supaya bisa keluar dari penjara.

Sejumlah pencapaian yang berhasil dilakukan sang ahli nuklir itu antara lain:
* Menyelesaikan sejumlah proyek atom di Pakistan.
* Mendirikan Kahuta Nuclear Enrichment Program di Pakistan pada 1974.
* Mendesain dan membangun Khushab Nuclear Power Plant, ini merupakan satu-satunya Nuclear Power Plant yang dibuat oleh seorang ahli dari dunia Muslim untuk memproduksi Plutonium and Tritium.
* Melakukan berbagai penemuan di bidang teknologi nuklir yang penting bagi perkembangan dan pemanfaatan nuklir.
* Aktif dalam menyebarkan teknologi nuklir untuk dimanfaatkan secara damai bagi kepentingan manusia seperti untuk kegiatan kedokteran, pertanian, maupun industri.
* Manjadi pionir dalam melakukan riset yang menghubungkan antara Alquran dan ilmu pengetahuan
* Ketua Holy Qur’an Research Foundation, di Islamabad. (Rpb/sbl)

9 Hewan unik

1. Pelochelys cantorii (Cantor's giant soft-shelled turtle)


2. Matamata Turtle



3. Patagonian Cavy (Mara)



4. Saiga Antelope



5. Star nosed mole



6. Elephant shrew



7. Long-beaked echidna



8. Pink Fairy Armadillo



9. Long-eared Jerboa

sumber :
http://worldmustbecrazy.blogspot.com/